ISIC 2019 Jadi Ajang Temu Pelajar Diaspora Internasional Di Inggris

Pendidikan  SENIN, 20 MEI 2019 , 00:26:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

ISIC 2019 Jadi Ajang Temu Pelajar Diaspora Internasional Di Inggris

ISIC 2019/Net

Diprakarsai oleh Persatuan Pelajar Indonesia United Kingdom (PPI UK) dan didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London, kegiatan yang dikenal luas dengan nama Indonesian Scholars International Convention (ISIC) akan segera hadir kembali.
Pada tahun ini, kota Nottingham yang akan menjadi lokasi acara dengan University of Nottingham sebagai tuan rumah. Sejak tahun 2001, ISIC bertujuan untuk memberikan ruang diskusi terhadap isu terkini di pelbagai bidang, baik bagi masyarakat ilmiah, umumnya, dan mahasiswa Indonesia, khususnya. Sasaran dari acara ini adalah untuk mempromosikan inovasi terkini yang sedang dipelajari atau yang tengah dikembangkan di Indonesia, sehingga melalui diskusi ini dapat menghasilkan sebuah gagasan dan masukan bagi berbagai pihak yang terkait dalam menghadapi tantangan di era globalisasi ini.

ISIC 2019 yang akan diselenggarakan pada 22-23 Juni nanti, akan mengusung tema Embracing Indonesia Resilience 2045: A Triple-Helix Approach of Economic, Social and Infrastructure Developments from Indonesia-UK Perspective. Harapan besar dari acara ini adalah dapat berkontribusi untuk mempersiapkan dan mendukung perkembangan di Indonesia menuju usianya yang ke-100 pada tahun 2045 nanti.

Kegiatan utama ISIC 2019 terbagi ke dalam empat sesi, yaitu meliputi sesi plenary, sesi diskusi paralel, presentasi lisan, serta presentasi poster. Sekitar 200 peserta yang merupakan akademisi, ahli serta diaspora Indonesia dari berbagai negara akan terlibat dan menyampaikan gagasannya melalui tulisan ilmiah, presentasi dan diskusi yang menarik.

Sejumlah pembicara dan narasumber ahli, dan peneliti senior pun akan turut hadir baik yang berasal dari Indonesia maupun Inggris. Mereka akan urun pandangan dan gagasan mereka sesuai dengan kompetensi di bidang masing-masing, baik dari sisi kepemerintahan, akademik dan industri. Narasumber yang akan turut hadir mengisi acara ini yakni, Yohana S. Yembise, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Mohamad Nasir, Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi, Achsanul Qosasi, anggota Badan Pemeriksa Keuangan, Ahmad Yuniarto, mantan CEO Schlumberger Indonesia dan pendiri Biru Peduli Foundation.

Selain temu ilmiah, Indonesian Festival 2019 yang merupakan misi budaya untuk memperkenalkan budaya Indonesia akan mendampingi ISIC 2019 dan diselenggarakan pada tanggal 23 Juni2019. Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai ISIC 2019 atau bahkan ingin turut serta berpartisipasi di dalam kegiatan ini? Anda bisa langsung mengunjungi laman resmi melauli tautan berikut http://isic2019.ppiuk.org/. Selain itu informasi lainnya juga bisa diakses melalui akun media sosial Instagram resmi ISIC @isic_ppiuk.[rgu]

Komentar Pembaca
Merah Putih Terpanjang di Persawahan

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 09:57:31

Video Bukti Upaya Pembunuhan Wiranto Bukan Rekayasa

Video Bukti Upaya Pembunuhan Wiranto Bukan Rekayasa

JUM'AT, 11 OKTOBER 2019 , 16:08:49

Video Bukti Upaya Pembunuhan Wiranto Bukan Rekayasa

Video Bukti Upaya Pembunuhan Wiranto Bukan Rekayasa

JUM'AT, 11 OKTOBER 2019 , 16:08:49

Bintang Kejora Dijahit Belanda

Bintang Kejora Dijahit Belanda

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 , 09:02:00

Turun Jumpai Buruh

Turun Jumpai Buruh

RABU, 28 AGUSTUS 2019 , 09:31:00

Bobby Nasution-Bobby Zulkarnain

Bobby Nasution-Bobby Zulkarnain

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 19:47:00