>

Ayo, Belajar Demokrasi Dari Pilgub Sumut

OPINI  KAMIS, 23 MEI 2019 , 20:39:00 WIB | LAPORAN: TOPAN BILARDO MARPAUNG

Ayo, Belajar Demokrasi Dari Pilgub Sumut

Aswan Jaya /RMOLSumut

RMOLSumut. Keributan atas penolakan hasil rekapitulasi perhitungan suara Pemilihan Presiden oleh KPU RI pada 21 Mei lalu yg kemudian disikapi melalui berbagai  issue seperti people power dan berlanjut kepada aksi demontrasi yang penuh kekerasan membuktikan bahwa masih ada sekelompok masyarakat di Indonesia yang harus belajar berdemokrasi lagi.

Sikap di atas juga menunjukkan bahwa ada "pengkhianatan" terhadap komitmen siap menang dan siap kalah yang ditandatangani dihadapan publik.

Pun, bila ada dugaan berbagai kecurangan selama proses pelaksanaan Pemilu, sebagaimana tuduhan yang sering dilontarkan oleh pihak-pihak tertentu, juga sudah ada kesepakatan terkait dengan mekanisme hukum yang patut ditempuh.

Oleh karena itu tidak ada alasan yang cukup kuat untuk melakukan tindakan penolakan hasil pemilu melalui cara-cara yang penuh kekerasan dan mengancam keutuhan NKRI.

Bangsa ini telah bersepakat bahwa regulasi pergantian kepemimpinan baik di tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota dilaksanakan secara demokratis dan terbuka perlima tahun. Bahkan untuk jabatan-jabatan publik tersebut di batasi hanya untuk sebanyak-banyaknya dua periode.


Komentar Pembaca
Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

SABTU, 01 JUNI 2019 , 19:43:00

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

SABTU, 25 MEI 2019 , 22:41:00

Sidak Kantor Samsat

Sidak Kantor Samsat

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:19:00



The ads will close in 10 Seconds