>

Cerita Jerih Payah ACT Menembus Daerah Terisolir Banjir Konawe Utara

Filantropi  SABTU, 15 JUNI 2019 , 14:34:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Cerita Jerih Payah ACT Menembus Daerah Terisolir Banjir Konawe Utara

Foto/RMOLSumut

RMOLSumut. Mobil dobel kabin berpenggerak empat roda yang didatangkan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Palu ke wilayah terdampak banjir bandang di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, terjebak lumpur tebal. Lumpur yang merendam hingga setengah ban membuat gerak mobil yang sebenarnya memiliki tenaga besar menjadi tak leluasa. Butuh bantuan warga dengan peralatan seadanya untuk membuat mobil keluar dari lumpur pekat.

Menggunakan balok yang terbawa arus banjir, tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)-ACT bersama warga bahu-membahu mengangkat mobil. Tak ada dongkrak yang mampu mengangkat ban, hanya balok kayu dan tenaga dorong dari warga sekitar yang juga menjadi korban banjir untuk membantu mobil keluar dari lumpur.

Koordinator tim Disaster Emergency Response (DER) - ACT Kusmayadi mengatakan, mobil dobel kabin ACT yang terjebak lumpur itu hendak menuju Desa Walalindu di Kecamatan Asera, salah satu desa yang terisolir setelah banjir bandang menerjang Konawe Utara pada Sabtu (1/6) lalu. Di sana, tim DER - ACT mengirimkan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak banjir bandang. "Medan lumpur tebal menjadi hambatan kami untuk mendistribusikan bantuan ke Walalindu," jelas Kusmayadi, Jumat (14/6).

Di Kecamatan Asera, tak hanya Walalindu saja yang menjadi desa terdampak banjir bandang. Desa lain seperti Longeo Utama juga terdampak parah. Banjir yang menerjang Asera, Konawe Utara berasal dari meluapnya Sungai Lalindu. Ratusan rumah dikabarkan hancur terbawa arus banjir.

Terisolirnya beberapa desa di Kecamatan Asera diakibatkan dari terputusnya akses utama yaitu jembatan penghubung desa yang membentang di atas Sungai Lalindu. Jembatan ini hancur terbawa derasnya arus banjir. "Yang membuat terhambatnya pengiriman bantuan ke Asera ialah terputusnya jembatan penghubung, kendaraan roda empat tak dapat melintas. Saat ini warga dibantu relawan dan tim evakuasi gabungan membuat jembatan darurat yang baru dapat dilintasi pejalan kaki dan kendaraan roda dua," tambah Kusmayadi.


Komentar Pembaca
Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

SABTU, 01 JUNI 2019 , 19:43:00

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

SABTU, 25 MEI 2019 , 22:41:00

Sidak Kantor Samsat

Sidak Kantor Samsat

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:19:00



The ads will close in 10 Seconds