BNPT: Lebih Mudah Menderadikalisasi Anggota TNI

Politik  JUM'AT, 21 JUNI 2019 , 15:08:00 WIB

BNPT: Lebih Mudah Menderadikalisasi Anggota TNI

Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Hamli/Net

Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacuddu menyatakan 3 persen anggota TNI diduga telah terpapar paham radikalisme. Meski jumlahnya tergolong kecil, Menhan khawatir akan menjadi bom waktu di masa yang akan datang.
Merespon hal tersebut, Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Hamli mengatakan, justru lebih mudah melakukan proses deradikalisasi terhadap anggota TNI ketimbang sipil yang terpapar radikalisme.

"TNI itukan sebuah institusi yang militeristik maka mungkin akan lebih mudah ketika kalau itu terjadi benar (terpapar radikalisme) akan lebih mudah karena ada komando," kata Hamli kepada Kantor Berita RMOL, Jumat (21/6).

Kendati demikian, sambung Hamli, pihaknya akan lebih dulu melakukan koordinasi untuk memastikan bahwa apakah benar sebanyak 3 persen anggota TNI telah terpapar radikalisme. Pasalnya, Hamli menyatakan dirinya baru mengetahui melalui pemberitaan di media.

"Kalau memang itu benar kita nanti akan lakukan sesuatu, tapi itukan belum tahu kita belum koordinasi sama pihak TNI sendiri, itu sampai saat ini belum," pungkasnya.[rgu/rmol]


Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN
Prabowo Diantara Megawati dan Puan

Prabowo Diantara Megawati dan Puan

RABU, 24 JULI 2019 , 15:31:00

Pelantikan Siswa SMAN 1 Plus Matauli

Pelantikan Siswa SMAN 1 Plus Matauli

RABU, 24 JULI 2019 , 17:41:00

Bintang Kejora Dijahit Belanda

Bintang Kejora Dijahit Belanda

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 , 09:02:00