>

Facebook Dan Mie Ayam

Oleh : Ricky Politika Sirait, SH

OPINI  SELASA, 25 JUNI 2019 , 10:38:00 WIB | LAPORAN: TOPAN BILARDO MARPAUNG

Facebook Dan Mie Ayam

Ricky Politika Sirait/Doc

RMOLSumut. Secara alamiah, manusia memiliki kemampuan intelektual. Manusia bisa saja hidup menyendiri tanpa interaksi dengan manusia lainnya. Dengan kemampuan  intelektualnya manusia mampu beradaptasi dengan lingkungan alam, meskipun hanya sebentuk naluri (instinct), sebagaimana layaknya binatang.

Berbagai contoh kasus yang menguatkan teori ini, yang ternukil dalam sejarah, bahwa memang pernah ada manusia yang pernah hidup di hutan, bersama kawanan satwa liar. Seperti yang terjadi di Kamboja, India dan beberapa negara lainnya.

Dalam realitas ini, mungkin dapat dibenarkan bahwa manusia bisa tumbuh dan hidup tanpa interaksi dengan manusia lainnya.

Namun, apakah secara spiritual itu bisa? Menurut penulis itu sulit, bahkan cenderung tidak bisa. Mengapa? Karena manusia itu akan tumbuh "tunas spiritualnya" apabila manusia itu berinteraksi dengan manusia lainnya. Itu sebabnya ketika diciptaka nabi Adam as memerlukan manusia lainnya, yakni Siti hawa.

Bukankah spiritualitas manusia itu terbangun berdasarkan lingkungan? Misalnya saja kita ambil contoh. Seorang anak Adam lahir dalam keadaan suci. Ia akan tetap tumbuh kesuciannya apabila ia selalu dididik dalam lingkungan yang memperkenalkan agama atau spiritualisme lainnya.


Komentar Pembaca
Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

SABTU, 01 JUNI 2019 , 19:43:00

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

SABTU, 25 MEI 2019 , 22:41:00

Sidak Kantor Samsat

Sidak Kantor Samsat

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:19:00



The ads will close in 10 Seconds