Setara Kota Di Eropa, Ini Yang Membuat Kota Medan Tidak Hancur Saat PD II

Ragam  RABU, 10 JULI 2019 , 15:06:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Setara Kota Di Eropa, Ini Yang Membuat Kota Medan Tidak Hancur Saat PD II

Drs Yance MSi/RMOLSumut

Desain yang sangat modern sejak awal dibangun ternyata membuat Kota Medan mendapat perhatian yang sangat besar dari Pemerintah Belanda. Bahkan pada saat perang dunia II, Pemerintah Belanda masih berupaya untuk menjaga agar Kota Medan tidak hancur akibat perang militer.

"Belanda itu sudah keenakan tinggal di Medan, sayang rasanya kalau Medan sampai hancur saat perang dunia II. Makanya saat diumumkan perang dengan Jepang, Belanda kemudian langsung mengumumkan Kota Medan sebagai kota terbuka artinya statusnya tidak dipertahankan secara militer, sehingga Jepang tidak boleh membombardir Medan," katanya pengamat lingkungan Universitas Sumatera Utara, Drs Yance Msi dalam kegiatan Social Infinity Meetup Redaksi RMOLSumut, di Kantor Redaksi, Komplek Tempua Residen, Medan Sunggal, akhir pekan lalu.

Dosen FISIP USU yang juga berdarah Belanda ini menjelaskan, sejak awal Medan memang dibangun dengan desain yang sangat modern. Berbagai fasilitas yang ada sangat membuat penghuni Medan nyaman dan terbebas dari persoalan Banjir hingga macet seperti yang banyak dikeluhkan saat ini. Penataan pemukiman sangat baik dan sesuai peruntukan baik untuk kawasan bisnis maupun kawasan pemukiman.

"Nah untuk mencegah Kota Medan dari kehancuran, Belanda menempatkan kekuatan militernya diluar Kota Medan di kawasan dataran tinggi. Artinya mengajak musuh untuk perang di luar Kota Medan demi melindungi Medan," ujarnya.

Kekuatan militer Belanda saat ini ditempatkan pada beberapa kota terutama di kaki bukit seperti di Pancur Batu, kemudian di kawasan Binjai yakni markas yang kini menjadi menjadi markas Batalyon Raider 100/PS untuk mencegat musuh dari kawasan Langkat. Kemudian menempatkan pasukan di Pematang Siantar untuk mencegat musuh yang datang dari kawasan Toba, begitu juga penempatan pasukan di Tarutung yang juga kuat.


Komentar Pembaca
Tari Piring dengan Penari Terbanyak

Tari Piring dengan Penari Terbanyak

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 20:51:12

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 09:57:31

Video Bukti Upaya Pembunuhan Wiranto Bukan Rekayasa

Video Bukti Upaya Pembunuhan Wiranto Bukan Rekayasa

JUM'AT, 11 OKTOBER 2019 , 16:08:49

Bintang Kejora Dijahit Belanda

Bintang Kejora Dijahit Belanda

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 , 09:02:00

Turun Jumpai Buruh

Turun Jumpai Buruh

RABU, 28 AGUSTUS 2019 , 09:31:00

Bobby Nasution-Bobby Zulkarnain

Bobby Nasution-Bobby Zulkarnain

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 19:47:00