Arab-Cina

OPINI  RABU, 10 JULI 2019 , 17:34:00 WIB

Arab-Cina

AR Baswedan dan Liem Koen Hian/Net

BELAKANGAN ini muncul stigma negatif bahkan kecurigaan etnis Tionghoa akan menguasai Indonesia. Hal yang sama juga dialami etnis Arab yang tinggal dan lahir di Indonesia akan melakukan arabisasi. Ini sudah pernah terjadi, dan memang ada segelintir dari etnis tadi yang tidak menganggap Indonesia sebagai negaranya.

Hingga hadirlah AR Baswedan dan Liem yang menyadarkan etnis Arab-Cina tentang nasionalisme. Keduanya, melalui koran milik Liem mengajak etnis Arab maupun Cina agar setia pada Indonesia. AR Baswedan pada saat itu menjadi murid Liem dalam dunia jurnalistik. Liem Koen Hian mempersilakan Baswedan menggunakan korannya untuk menyatukan etnis Arab.

Di kemudian hari keduanya menjadi tokoh penting pergerakan nasional. Kita boleh mensejajarkan keduanya dengan Soekarno maupun Hatta serta pendiri negara ini lainnya. Nasionalisme keduanya tidak perlu diragukan, mereka menanggalkan identitas Arab dan Cina daratan. AR Baswedan menyatakan perang total kepada golongan Arab Arabitah. Arab yang setia pada Yaman sebagai tanah airnya.

AR Baswedan menyatakan lupakan Hadramaut karena tanah air kita adalah Indonesia. Demikian dengan Liem Koen Hian yang menyatakan perang terhadap etnis Tionghoa yang masih setia pada Cina daratan. Kedua sosok ini harusnya kembali muncul di tengah sentimen Arab dan Tionghoa. Selain memang ada gejala etnis Tionghoa yang lebih setia pada Cina daratan. Ada pula segelintir etnis Arab yang lebih setia pada negeri Arab ketimbang Indonesia.

Kedua kelompok itu tentu merugikan etnis Arab dan Tionghoa yang setia pada Indonesia. Harusnya Anies dan Ahok melihat fakta ini, keduanya merupakan simbol dari etnis masing-masing. Mereka berdua bisa menjelma menjadi Abdul Rahman Baswedan dan Liem Koen Hian. Menyatakan perang terhadap etnis mereka yang tidak setia pada Indonesia meski kenyang di Indonesia.


Komentar Pembaca
Jangan Percaya Rekomendasi Bank Dunia Untuk Perbaiki Defisit Transaksi Berjalan Indonesia
Nahrawi Dan Moralitas Islam Nusantara

Nahrawi Dan Moralitas Islam Nusantara

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019

Homo Deus Versus Homo Robotic

Homo Deus Versus Homo Robotic

RABU, 18 SEPTEMBER 2019

Bersih-Bersih Kota Medan Ala Akhyar Nasution
Eyang, Saya dan mimpi tentang Indonesia

Eyang, Saya dan mimpi tentang Indonesia

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019

Pergilah Wahai Pahlawan Bangsa

Pergilah Wahai Pahlawan Bangsa

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019

Generasi Golkar Kehilangan Sentuhan Soeharto

Generasi Golkar Kehilangan Sentuhan Soeharto

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2019 , 21:46:52

Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

Bintang Kejora Dijahit Belanda

Bintang Kejora Dijahit Belanda

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 , 09:02:00

Bobby Nasution Dan Sutrisno Pangaribuan

Bobby Nasution Dan Sutrisno Pangaribuan

MINGGU, 28 JULI 2019 , 15:14:00

Turun Jumpai Buruh

Turun Jumpai Buruh

RABU, 28 AGUSTUS 2019 , 09:31:00