ACT Berikan Penghargaan kepada "The Excocet” Ellyas Pical

Sosial  SENIN, 22 JULI 2019 , 18:43:00 WIB | LAPORAN: TOPAN BILARDO MARPAUNG

ACT Berikan Penghargaan kepada

Foto/RMOLSumut

. Tim Mobile Social Rescue (MSR)-ACT memberikan tanda penghargaan kepada atlet veteran Indonesia, di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan. Penghargaan berupa bantuan dana ini merupakan program lanjutan dari kerjasama Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Kitabisa.com dan Grab Indonesia. Program Penghargaan Atlet Veteran tahun 2019” bertujuan untuk menghargai perjuangan para atlet veteran yang telah mengharumkan nama bangsa Indonesia.

Dari tujuh atlet veteran, ACT turut menyambangi Ellyas Pical, Sang legendaris tinju yang pernah membawa nama Indonesia ke kancah dunia. Ia terkenal dengan julukan ‘The Exocet’, atas kecepatan dan kekuatan pukulannya yang seperti rudal asal Prancis. Dalam usia yang tidak lagi muda, Ellyas masih dapat mengingat baik cerita-cerita dibalik piagam yang berjejer di lemarinya dan bagaimana awal berkarir. Ia menceritakan kisah-kisahnya semasa masih berlaga di arena tinju.

Ellyas menjelaskan bagaimana  ia mengalahkan petinju asal Korea Selatan, Chun Du Jo. Pertandingan itu merupakan kejuaraan dunia tinju kelas bantam junior versi IBF, 3 Mei 1983 lalu. Ketika dia memukul saya, saya menghindar lalu mundur sedikit. Kemudian saya kasih dia hook tepat di rahang kanannya. Setelah itu langsung KO dia,” ujar Ellyas sembari mempergakan gerakannya itu kepada tim Mobile Social Rescue (MSR) - Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Pikiran menjadi petinju terbesit di benak Ellyas Pical pada saat ia baru berumur 14 tahun. Selain karena hobi, pada masa itu ia melihat Muhammad Ali bertanding di layar kaca. Terinspirasi dengan Ali, ia kemudian bercita-cita untuk menjadi juara dunia dalam cabang olahraga tinju. Meskipun awalnya, keputusan tersebut sempat tidak disetujui orangtuanya.

Mama saya tidak mau, lalu ada adiknya mama saya (paman) yang bilang ‘Jangan ditolak-tolak. Kalau anak (kamu) mau kenapa harus ditolak? Dia ingin menjadi atlet, ya biarkan saja dia berjalan. Mudah-mudahan dia bisa menjadi orang yang baik, lalu terkenal. Eh, betul terjadi,” kenang Ellyas.


Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

Bersih-Bersih Sungai

Bersih-Bersih Sungai

SELASA, 25 JUNI 2019 , 13:15:00

Pelantikan Siswa SMAN 1 Plus Matauli

Pelantikan Siswa SMAN 1 Plus Matauli

RABU, 24 JULI 2019 , 17:41:00

Prabowo Diantara Megawati dan Puan

Prabowo Diantara Megawati dan Puan

RABU, 24 JULI 2019 , 15:31:00