HNW: Tolak Tuntutan Untuk Bubarkan Banser

Ragam  MINGGU, 25 AGUSTUS 2019 , 15:47:00 WIB

HNW: Tolak Tuntutan Untuk Bubarkan Banser

Net

. Tuntutan masyarakat Sorong dan Manokwari yang meminta Pemerintah bubarkan Banser direspons Wakil Ketua DPR RI, Hidayat Nur Wahid. Menurut Hidayat, tuntutan itu tak boleh dipandang sepele oleh Pemerintah.

Seperti yang diungkapkan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Papua, Yorrys Raweyai, bahwa ada tujuh tuntutan yang diinginkan masyarakat Sorong dan Manokwari dari Pemerintah.

Dikatakan, Presiden Joko Widodo harus datang langsung dalam upaya meredam tensi yang tinggi di Papua Barat.

Namun yang menjadi pusat perhatian adalah poin ketiga dari 7 tuntutan tersebut. Dalam poin tersebut Pemerintah harus segera bubarkan ormas Banser dari negara Republik Indonesia.

Bila benar demikian, menurut Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW), Pemerintah tidak boleh menganggap remeh.

"Bila benar demikian, itu adalah tuntutan-tuntutan yang serius," ungkap Hidayat melalui akun Twitter pribadinya, Minggu (25/8).

Dirinya menambahkan, Jokowi yang meraih kemenangan mutlak di Papua dan Papua Barat, harus disikapi dengan baik sebagai Presiden RI. Agar menghadirkan keadilan dan kedaulatan NKRI di tanah Papua.

"Tuntutan mereka untuk bubarkan Banser, yang bela NKRI dan komitmen kepada payung hukum, layak ditolak," tegas Hidayat.

Warganet pun turut merespons tujuh tuntutan itu dengan meramaikan komentar di Twitter. Tujuh tuntutan ini pun cepat menjadi trending topic dengan hashtag #BubarkanBanser.[top]

Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN
Prabowo Diantara Megawati dan Puan

Prabowo Diantara Megawati dan Puan

RABU, 24 JULI 2019 , 15:31:00

Pelantikan Siswa SMAN 1 Plus Matauli

Pelantikan Siswa SMAN 1 Plus Matauli

RABU, 24 JULI 2019 , 17:41:00

Bintang Kejora Dijahit Belanda

Bintang Kejora Dijahit Belanda

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 , 09:02:00