Dunia

Erdogan Protes, AS Kirim 30 Ribu Senjata Ke Wilayah Kurdi Suriah

Ragam  MINGGU, 08 SEPTEMBER 2019 , 10:59:00 WIB

Erdogan Protes, AS Kirim 30 Ribu Senjata Ke Wilayah Kurdi Suriah

Net

Presiden Turki Tayyip Erdogan mengecam Amerika Serikat karena kembali menegaskan dukungan terhadap kelompok pejuang Kurdi atau YPG di Suriah bagian utara. 

Dia mengatakan bahwa Washington terlalu berlebihan terhadap militan YPG di wilayah tersebut.

Dalam sebuah pidato akhir pekan ini (Sabtu, 7/9), Erdogan mengatakan bahwa negaranya tidak akan tinggal diam atas langkah Amerika Serikat memasok lebih dari 30 ribu senjata, peralatan dan truk yang dipenuhi amunisi ke Suriah utara di mana kelompok Kurdi itu beroperasi. 

Dalam pernyataan yang diliput di situs web kepresidenan Turki, dalam pidato kepada anggota Partai AK yang berkuasa di kota Eskisehir, Erdogan mengkritik Amerika Serikat karena kurangnya komitmen untuk berjanji tentang pengaturan zona aman di Suriah di sepanjang perbatasan Turki. 

Dia berjanji akan memilah masalah dengan Amerika Serikat selama pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di New York akhir bulan ini.

"Kita harus menyelesaikan ini. Ada perbedaan antara apa yang dikatakan dan apa yang telah dilakukan," kata Erdogan, seperti dimuat Reuters.

Diketahui bahwa Turki memandang pejuang Kurdi YPG Suriah sebagai perpanjangan dari militan Kurdi sendiri. Karena itu Turki bersikeras bahwa Amerika Serikat harus mengakhiri dukungannya terhadap kelompok itu.[top]

Komentar Pembaca
Generasi Golkar Kehilangan Sentuhan Soeharto

Generasi Golkar Kehilangan Sentuhan Soeharto

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2019 , 21:46:52

Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

Bintang Kejora Dijahit Belanda

Bintang Kejora Dijahit Belanda

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 , 09:02:00

Bobby Nasution Dan Sutrisno Pangaribuan

Bobby Nasution Dan Sutrisno Pangaribuan

MINGGU, 28 JULI 2019 , 15:14:00

Turun Jumpai Buruh

Turun Jumpai Buruh

RABU, 28 AGUSTUS 2019 , 09:31:00